Pergi dan Ceritakan tentang Yesus

Saat bus kami menanjak di jalan sempit yang membelah Pegunungan Andes, suasana di dalam kendaraan penuh tawa dan nyanyian dari rekan-rekan saya. Sementara saya yang menatap keluar jendela begitu terkejut melihat tidak adanya pagar pembatas antara bus dan jurang di sisi jalan. Rasa cemas mulai muncul seiring perjalanan yang makin mendaki, sehingga saya mempertanyakan dalam hati mengapa tim misi kami perlu jauh-jauh datang ke wilayah terpencil di Ekuador ini. Saat itulah saya tersadar: Allah begitu mengasihi orang-orang di sana, hingga Dia rela mengutus Putra-Nya sendiri untuk mati bagi mereka. Keyakinan itu memberi saya keberanian untuk menempuh perjalanan yang menegangkan ini demi menyampaikan kasih Allah tersebut kepada mereka.

Pemulihan Ilahi

Hati saya hancur. Pikiran saya kacau. Seorang teman yang membantu menyetel laptop baru saya tanpa sengaja menghapus semua foto dan video yang telah saya pindahkan ke sana. Kenangan berharga bersama keluarga dan teman-teman selama bertahun-tahun lenyap dalam sekejap. Saya panik. Momen-momen dari liburan, perjalanan, dan acara spesial itu tak mungkin bisa saya ulang kembali. Sebelum saya tenggelam dalam emosi, teman saya berkata ia akan mencoba mengembalikannya. Syukurlah, setelah melewati beberapa jam yang meresahkan, saya sangat lega dan gembira melihat semua foto dan video itu muncul kembali.

Berdiri Teguh di dalam Kristus

Baru-baru ini, ibu saya menceritakan dengan penuh semangat suatu konfrontasi mengejutkan yang ia saksikan melalui siaran langsung kamera web di sebuah sumber air di Afrika. Seekor Gemsbok—antelop berukuran besar dengan tanduk panjang hingga lebih dari 60 cm—terlihat seperti makhluk yang tangguh dan tidak mudah takut. Namun, sifat asli Gemsbok baru terlihat saat berhadapan dengan sekelompok burung unta yang berani dan liar.

Memberitakan Kabar Baik

Dalam perjalanan misi kami di Ekuador, kami melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga. Suatu waktu, seorang pria sedang memanen bawang ketika kami menghampirinya dengan hati yang penuh doa. Dengan bahasa Spanyol yang terbata-bata, saya menyampaikan bahwa saya dan rekan-rekan ingin berbicara sebentar tentang Alkitab. Ia pun berhenti sejenak dan mendengarkan kesaksian kami. Kemudian salah satu rekan saya membacakan ayat-ayat Alkitab dalam bahasa Inggris dengan suara lantang. Sungguh momen yang terasa sakral—kabar baik diperdengarkan di sisi pegunungan Andes, dan pria tadi ikut membaca dalam bahasa Spanyol melalui buklet yang kami berikan. Kami juga berbicara dengan keluarganya yang bekerja tak jauh dari sana, mendoakan mereka, lalu melanjutkan pelayanan kami ke rumah berikutnya.

Allah Menjaga Kita

Dua pilot sempat tertidur di saat penerbangan mereka melintasi wilayah Indonesia. Si pilot utama, yang memang mendapat izin untuk tidur sejenak ketika pesawat mencapai ketinggian tertentu, terbangun dan menemukan bahwa kopilotnya juga tertidur. Keduanya tertidur sekitar 30 menit lamanya dalam pesawat yang membawa lebih dari 150 penumpang dan kru pada ketinggian 11.000 meter di atas permukaan laut. Pesawatnya sempat berbelok dari jalur, tetapi untungnya masih dapat mendarat di tujuan dengan selamat.

Jalan Masuk melalui Kristus

Saat masih bekerja sebagai jurnalis muda, saya belajar tentang kehebatan dari “kartu pers.” Tanda pengenal tersebut—yang mencantumkan nama, foto, dan media tempat saya bekerja—dapat memberi saya akses untuk menemui dan mewawancarai para atlet dan selebriti sebelum atau sesudah suatu acara penting.

Kuasa Kebangkitan Kristus

Pada bulan Januari 2023, para penggemar sepak bola Amerika dan penonton televisi tertegun melihat Damar Hamlin dari tim Buffalo Bills jatuh pingsan di atas lapangan setelah melakukan tekel yang sudah biasa dilakukannya. Pemain berusia 24 tahun itu mengalami serangan jantung mendadak. Namun, jantungnya yang sempat berhenti berdetak akhirnya berhasil dipulihkan oleh tenaga medis yang masuk ke dalam lapangan. Yang luar biasa, tiga bulan setelahnya, Hamlin yang sempat mati suri dan dibangkitkan di atas lapangan diperbolehkan untuk kembali bermain sepak bola.

Menjaga Pikiran di dalam Kristus

Putaran demi putaran, Katie Ledecky berada pada posisi yang sudah sering dialaminya dalam lomba renang gaya bebas 1.500 meter di Olimpiade Paris 2024. Selama sekitar 15 menit, ia berada jauh di depan para perenang lainnya dan tenggelam dalam pikirannya. Apa yang dipikirkan Ledecky selama perlombaan yang panjang itu? Dalam sebuah wawancara yang langsung diadakan setelah ia menyabet medali emas dan memecahkan rekor Olimpiade, Ledecky berkata bahwa ia memikirkan rekan-rekan latihannya dan menyebutkan nama-nama mereka dalam pikirannya.

Leluhur Rohani

Setelah mengikuti tes keturunan beberapa tahun lalu, muncul rasa ingin tahu yang lebih dalam terhadap para leluhur saya. Saya bersyukur bisa mendengar cerita tentang sejumlah kerabat dari almarhum ayah dan juga ibu saya. Mendengar kisah mereka membantu saya merasa terhubung dengan akar keluarga saya dan menolong saya belajar dari pengalaman mereka.